Selasa, 25 Juni 2013

PAGI SEMANGAT

“Selamat pagi Bapa, anakMu ini siap untuk menaklukan hari ini, berkatilah, lindungilah, dan jagalah harapan setiap orang yang berjuang bersamaku. Amin.”

                Saat aku bangun, yang pertama aku lihat adalah cahaya. Ketika itu, cahaya masuk melalui mataku, dengan cepat cahaya itu memasuki alam pikirku sehingga dengan cepat pula cahaya itu telah menyatu dengan diriku. Tak aku sia-siakan kesempatan itu, lalu aku buka mataku lebar-lebar sehingga cahaya di sekelilingku berkumpul dan menyatu membentuk sebuah gambar. Itulah hal pertama yang perlu aku kerjakan yaitu membuat segalanya lebih baik dihadapanku.
              Mengawali hari tidak selalu mudah. Bahkan saat kita terbangun pasti ada saja yang menarik kita malahan sempat memaksa kita untuk menggapai cahaya di sekitar kita. Itulah virus yang tidak disadari oleh para dokter saat ini. Ketika seseorang ingin mendapatkan obatnya, dia harus mempunyai alasan  yang kuat untuk memulai. Jika tidak, percuma dia mengusir virus itu. Sekarang, bagi kita, janganlah bergantung pada alasan yang harus kita dapat, tetapi bergantunglah pada alasan yang dapat kita buat.
             Pagi semangat. Kita akan mengetahui mengapa kita perlu menjalankannya. Suasana hati setiap orang pastilah berbeda. Itulah kehbatan manusia. Itu hal pertama, syukurilah. Setiap orang pasti punya keterbatasan, itulah hal kedua, syukurilah. Tidak ada manusia yang sempurna, itu hal ketiga, syukurilah. Itu sudah cukup untuk dijadikan alasan bagi kita. Hanya butuh keberanian untuk memulai. Why not? Ayolah, bukankah kita bisa berjuang bersama teman-teman kita. Ingatlah, virus itu bisa datang dari alam, dari suasana dan keadaan yang buruk. Jangan lengah, jangan jadi orang yang kalah, ingat alam harus menjadi rekan kita bukan pemimpin kita.
                Sekarang, kita buat sederhana. Ketika kita ingin bangun dari istirahat yang cukup panjang, buatlah sedikit alasan untuk memulainya. Lakukanlah, kerjakanlah, beranilah, mulailah, dan semangatlah. Ada banyak hal yang dapat kau lakukan kawan. Dan diakhir kata ini, jangan sampai dan jangan biarkan kata-kata “DASAR PEMALAS!” ditujukan kepadamu. Bersemangatlah, pagi memanggilmu, bangun dan kita taklukan dunia (lagi).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar