Saat hari mulai senja aku mulai tersenyum...
Dalam hatiku tumbuh tanya yang menggelitik
Kenapa malam terasa selalu indah di benakku...
Bahkan aku telah melewati malam-malam yang sedih dan
bahagia...
Aku teringat akan malam yang tak terlupakan...
Saat ini... aku tak ingin malam itu hanya menjadi
sebuah kisah klasik yang tak bermakna
Aku berusaha menggoreskan sebatang pensil sederhana
ini...
Berharap, kamu ingat bahwa setitik perasaanku
telah menjadi semangat dan bagian dalam hidupku...
telah menjadi semangat dan bagian dalam hidupku...
Namun tak ku sangka banyak peristiwa masa lalu yang
meghalangi kita...
seolah-olah bumi dan langit tak ingin kita bersama...
seolah-olah bumi dan langit tak ingin kita bersama...
Malam indah itu pun akhirnya terjadi...
Semua bermula ketika satu dari seribu kesempatan
terkabul...
Saa itu aku tak peduli dengan yang lain
Hingga suatu peristiwa pahit coba kau telan sendiri...
Andai saja kau tahu, aku berusaha membantumu memakannya
tapi kenapa kau menghalangiku?
tapi kenapa kau menghalangiku?
Saat itu, aku hanya berusaha menitipkan pesan dari
mulutku
Meski tak tersampaikan, semoga tangan kecil itu
masih menyimpan pesan yang ingin ku ucapkan...
masih menyimpan pesan yang ingin ku ucapkan...
Aku berharap kau tetap bahagia hingga suatu saat nanti...
Bersamaku...